| |
Artikel |
Pesan Singkat |
|
|
 |
|
CERITA KUPU-KUPU Senin, 21 Mei 07 - oleh : kins_juga
CERITA KUPU-KUPU
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.
Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.
Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.
Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di seqitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang qita perlukan dalam hidup qita. Jika Tuhan membiarkan qita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan qita.
Qita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang qita mintakan.
Qita mungkin tidak akan pernah dapat "Terbang"
Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengasih dan maha Penyayang
Qita memohon Kekuatan...Dan Tuhan memberi qita kesulitan-kesulitan untuk membuat qita tegar.
Qita memohon kebijakan...Dan Tuhan memberi qita Berbagai persoalan Hidup untuk diselesaikan agar qita bertambah bijaksana.
Qita memohon kemakmuran...Dan Tuhan memberi qita Otak dan Tenaga untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.
Qita memohon Keteguhan Hati...Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi.
Qita memohon Cinta...Dan Tuhan memberi qita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai.
Qita Memohon kemurahan / kebaikan hati...Dan Tuhan memberi qita kesempatan-kesempatan yang silih berganti.
Begitulah cara Tuhan membimbing Qita...
Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa Saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan?
Kadang Tuhan tidak memberikan yang qita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk qita, kebanyakan qita tidak mengerti / mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk qita.
Tetaplah berjuang...berusaha...dan berserah diri...
Jika itu yang terbaik maka pasti Tuhan akan memberikannya untuk qita....
kirim ke teman | versi cetak
Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Formulir Komentar | Aturan >>
|
|
 |
|
Pencarian |
Jajak Pendapat |
Kalender |
|